ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Perbedaan Sistem Operasi Dekstop, Sistem Operasi Mobile Android Dan Perbandingan iOS

Tuesday, July 30, 2019
Nesiasite - Tutorial & Berita Teknologi - Oke teman-teman apa kabar kalian hari ini ? kali ini saya akan berbagi sedikit informasi tentang Perbedaan Sistem Operasi Dekstop, Sistem Operasi Mobile Android Dan Perrbandingan iOS. Semoga untuk lebih jelas silahkan baca dengan seksama ya teman-teman.



Android


Android merupakan sistem operasi rilisan Google yang di tujukan untuk perangkat Mobile. Android berjalan pada prosesor dengan arsitektur ARM, MIPS dan juga telah mendukung arsitektur x86 dari intel.

Android berbasis karnel Linux dengan dukungan berbagai macam library. Android di tulis dengan mengunakan bahasa C. Sedangkan aplikasi Android berjalan pada application framework, yang di bentuk menggunakan Java melalui bantuan suatu compatible java library.

Seluruh aplikasi android akan berjalan pada virtual machine yang bernama Dalvik. Dalvik akan menerjahmkan Java Bytecode menjadi Dalvik Dex Code (Dalvix-executable). Singkat kata, Dalvik merupakan virtual machine yang menjadi layer (lapisan) antara aplikasi dan sistem operasi.

Untuk memahami struktur Android secara lebih mudah, kita analogikan bahwa Android itu merupakan sebuah bangunan dengan empat lantai. Pada setiap akan mempunyai suatu kemampuan (fitur inti) terdiri dalam struktur Android. Jika divisualisasikan dengan gambar adalah sebagai berikut

Lantai 4: Applications


Pada lantai paling atas, akan berisi semua aplikasi yang kita pakai di Android. Aplikasi utama yang umumnya ada adalah email client, SMS, kalender, peta, browser, dan lain-lain. Semua aplikasi yang ada di sini, di program dengan bahasa Java.
Jadi, puncak diagram arsitektur android adalah lapisan aplikasi dan widget. Lapisan aplikasi merupakan lapisan yang kita lihat ketika menjalankan program. Kita hanya akan melihat program ketika di gunakan, Tanpa mengetahui proses yang terjadi di balik lapisan aplikasi. Lapisan ini berjalan dalam Android Runtime dengan menggunakan kelas (Class) dan sevis (Service) yang tersedia pada framework aplikasi.
Pada Android semua aplikasi, baik aplikasi inti (native) maupun aplikasi pihak ketiga, berjalan di atas lapisan aplikasi menggunkan pustaka API  ( Application Programming Interface) yang sama.

Lantai 3: Application Framework
Pada lantai ketiga, terdapat Application Framework (Alias Kerangka Aplikasi). Lantai ini di gunakan untuk mengembangkan aplikasi android, seperti Activity Manager, Windows Manager, Content Provider,  View System, Notification Manager, Package Manager, Telephony Manager, Resource Manager, Locarion Manager, XMPP Service. Sedikit rinciannya sebagai berikut :


Lantai 2: Library dan Android Runtime


Pada lantai kedua akan berisi Library (Pustaka) dan Android Runtime.
Android memiliki beberapa paket library, seperti :
Media Library, untuk memutar dan merekam berbagai macam format audio dan video
Surface Manager, untuk mengatur hak akses layer dari berbagai aplikasi.
Graphic Library termasuk di dalam SGL dan OpenGL untuk tampilan 2D dan 3D.
SQLite untuk mengatur relasi database yang di gunakan pada aplikasi.
SSI dan WebKit untuk browser dan keamanan internet.
Pustaka-pustaka tersebut hanya dapat di gunakan oleh program yang berada dilevel atasnya. Jadi pustaka bukanlah aplikasi yang berjalan sendiri.
Sedangkan pada bagian Android Runtime akan berisi dua fitur. yaitu Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine.
Pustaka iti ( Core Librares) Android memang di kembangkan melalui bahasa pemograman Java, tetapi Android Runtime bukanlah masin virtual Java, Aneh bukan ? Putaka inti android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat pada pustaka java, serta beberapa pustaka khusus Android.
Dalvik Virtual Machine adalah suatu mesin virtual yang menjadi lapisan antara aplikasi dan sistem operasi. Dalam file aplikasi Android yang memiliki ekstensi .apk akan terdapat beberapa tipe file.
Tipe file tersebut diantaranya: resource, assets, xml, dan dex. File tipe dex ini asal muasalnya di program menggunkan bahasa Java. File dex ini akan di jalankan oleh Dalvik Virtual Machine untuk melalukan berbgagai macam aktifitas.
Seperti menampilkan User Interface, akses Internet, dan sebagainya. Semua akses yang di lakukan oleh aplikasi, harus melalui Dalvik Virtual Machine terlebih dahulu.

Jadi, bolelah kita katakan, file dengan ekstensi .dex, adalah file executable untuk Android. Jka kita anlogikan dengan sistem Windows, maka file .DEX sma dengan file .EXE.

Lantai 1 : Linux Kernel



Lantai dasar ini adalah pondasi antara Hardware dan software. Yang berisi beberapa driver vital yang dibutuhkan Android, seperti Display Driver, Camera Driver, Bluetooth Driver, Flahs memory driver, USB Driver, Keypad Driver, Wifi Driver, Audio Driver, dan lain-lain.
Android di bangun diatas kernel Linux. Pada dasarnya Android hanya terdapat beberapa service linux yang di perlukan seperti keamanan, manajemen memori. manajemen proses, jaringan dan driver, dan lain-lain. Karena Android mengacu pada Kerenl Linux, maka strukur file yang di gunakan pun juga sama persis dengan linux .
I. Perbedaan Sistem Operasi Dekstop 
Sistem Operasi Dekstop merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputerdinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.
Contoh Sistem Operasi :

Produk Microsoft : Windows 3.1, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, WIndows Me, WIndows XP, Windows Vista, WIndows NT (untuk jaringan).
Produk Novel : Linux, Redhat, OpenSuse, Ubuntu, Mandrake, Mandriva,dll
Produk Apple : Macintosh
Produk IBM : DOS, UNIX

II. Sistem Operasi Mobile
Sistem operasi Andoid adalah software utama yang melakukan menejemen dan kontrol terhadap hardware secara langsung serta menejemen dan mengotrol software lain sehingga software-software lain tersebut dapat bekerja. Sehingga suatu system operasi ponsel (mobile operating system) akan bertanggung jawab dalam mengoperasikan berbagai fungsi dan fitur yang tersedia dalam perangkat ponsel tersebut seperti, skedulling task, keyboard, WAP, email, text message, sinkronisasi dengan aplikasi dan perangkat lain, memutar musik, camera, dan mengontrol fitur-fitur lainnya.
Banyak perusahaan ponsel yang membenamkan system operasi dalam produknya baik pada PDA, Smartphone maupun handphone. Perkembangan aplikasi atau game selular (mobile content)sangat cepat, perusahaan pembuat mobile Operating System (OS) telah berlomba untuk memasarkan produk-produk mereka dengan menciptakan fungsi-fungsi dan teknologi yang kian hari kian memanjakan pengguna smartphone (selular yang ber-OS) dari segi entertainment dan fungsionalitas penggunaan selular untuk memudahkan tugas sehari-hari.
Selain berfungsi untuk mengkontrol sumber daya hardware dan software ponsel seperti keypad, layar, phonebook, baterai, dan koneksi ke jaringan, sistem operasi juga mengontrol agar semua aplikasi bisa berjalan stabil dan konsisten. Sistem operasi harus dirancang fleksibel sehingga para software developer lebih mudah menciptakan aplikasi-aplikasi baru yang canggih.

Perbandingan Android & iOS

iOS  (singkatan iPhone OS) adalah system operasi perangkat yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem ini pertama kali diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Apple TV. Tidak seperti Windows Phone (Windows CE) Microsoft dan Android Google, Apple tidak melisensikan iOS untuk diinstal di perangkat keras non-Apple. Pada 12 September 2012, App Store Apple berisi lebih dari 700.000 aplikasi iOS, yang secara kolektif telah diunduh lebih dari 30 miliar kali oleh pengguna. SO ini menjadi penguasa pasar 14,9% untuk unit sistem operasi perangkat bergerak telepon cerdas yang dijual pada kuartal ketiga 2012, terbanyak sehabis Android Google. Pada bulan Juni 2012, iOS mencakup 65% konsumsi data web, perangkat bergerak (termasuk di iPod Touch dan iPad). Pada pertengahan 2012, terdapat 410 juta perangkat bergerak yang diaktifkan. Menurut Apple pada tanggal 12 September 2012, 400 juta perangkat iOS telah dijual sepanjang bulan Juni 2012. Elemen control meliputi slider, switch, dan tombol. Interaksi dengan SO ini, mencakup gerakan seperti geser, sentuh, jepit, dan jepit buka, masing-masing memiliki arti tersendiri dalam konteks sistem operasi iOS dan antarmuka multisentuhnya. Akselerometerinternalnya dipakai oleh sejumlah aplikasi agar bisa merespon terhadap pengguncangan alat atau memutarnya dalam tiga dimensi (misalnya beralih dari mode potret ke lanskap).
iOS diturunkan dari OS X, yang memiliki fondasi Darwin dan karena itu iOS merupakan sistem operasi Unix. iOS adalah versi bergerak dari sistem operasi OS X yang dipakai di komputer-komputer Apple.

Versi terbaru sistem operasi ini (iOS 7) menyisihkan 1,5 s.d. 2 GB memori perangkat bergerak untuk partisi sistem dengan memakai 800 MB partisi (tergantung model) untuk iOS.

Tampilan Utama
Tampilan utama (SpringBoard) menampilkan ikon dan sebuah dok dimana mereka bisa mengatur aplikasi yang sering digunakan. Tampilan utama akan tampil ketika mereka membuka tampilan layar tertutup atau dengan menekan sebuah tombol "Home" ketika berada di sebuah aplikasi. Latar belakang dapat dikostumisasi dengan cara lain, yaitu Jailbreak. Tampilan utama punya baris untuk menampilkan data, kekuatan sinyal, bluetooth, baterai. Sisanya layar dikhususkan untuk aplikasi yang terinstall. Bila passcode yang dibuat dan pengguna switch pada perangkat, kode akses harus dimasukkan pada tampilan layar terkunci sebelum diberikan akses masuk ke tampilan utama.
Sejak iOS 3.0, fungsi pencarian Spotlight telah diberikan pada tampilan utama paling kiri yang digunakan untuk mencari media (musik, video, podcast.), aplikasi, surel, kontak, pesan, pengingat, kejadian di kalender, dan lainnya yang berkaitan. Aplikasi pihak ketiga tidak dapat dicari di Spotlight. Pada iOS 7, fitur ini dapat diakses dengan menggesekan turun pada tampilan utama (kecuali untuk notifikasi dan kontrol).


Folder
Ketika aplikasi berada dalam keadaan "jiggle", semua aplikasi kecuali Newsstand, dapat disatukan ke dalam folder) dengan menempelkan aplikasi tersebut satu sama lain untuk membuat folder, dan kemudian aplikasi lainnya dapat disatukan dengan cara yang sama. Sebuah folder tersebut dapat menampung aplikasi sebanyak 12 di iPhone 4S dan lama dan iPod Touch, 16 di iPhone 5, dan 20 pada iPad. Judul pada folder ditentukan secara otomatis berdasarkan aplikasi yang dimasukkan, tetapi dapat diubah pengguna. Ketika aplikasi di dalam folder menerima lencana notifikasi, angka yang ditunjukkan oleh lencana notifikasi ditambahkan dan ditampilkan pada folder. Folders tidak dapat diletakkan di dalam folder lain, kecuali dengan cara tidak resmi.

loading...
Baca Juga
Share This :

0 Comments

loading...
Notification
Donasi yang kamu berikan akan saya gunakan untuk mengembangkan blog ini menjadi lebih baik.

Donate
 BANK BRI : 777201000999534 a/n Juan Karly Matheus.
 Paypal       : paypal.me/juanmatheus37
  PULSA       : 0823-9958-5050 (Telkomsel)
Done